Mengenal Apa Itu DDOS Dan Cara Pencegahannya - Kembali lagi di Blog Ngoprex, Kali ini admin akan membagikan artikel yang membahas DDOS dan cara pencegahannya. Mungkin sebagian dari sobat sudah ada yang tahu mengenai DDOS dan mungkin juga masih ada yang belum tahu. Nah pada kesempatan yang bahagia ini admin akan jelaskan dari awal sampai akhir mengenai DDOS ini.
DDOS singkatan dari Distributed Denial of Service Attacks adalah salah-satu jenis penyerangan yang biasa dilakukan oleh Hacker terhadap jaringan komputer maupun server didalam jaringan internet. Caranya yaitu dengan cara menghabiskan resource atau sumber daya yang dimiliki oleh komputer yang terserang DDOS, sehingga komputer tersebut mengalami gangguan seperti tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar.
Baca Juga
Dalam penyerangan DDOS, si Hacker akan mencoba untuk mencegah akses terhadap pengguna yang sah terhadap jaringan komputer dengan beberapa cara, seperti :
- Membanjiri lalu lintas jaringan dengan cara mengirimkan banyak data sekaligus, sehingga lalu lintas jaringan yang datang dari pengguna yang sah menjadi tidak dapat masuk kedalam sistem jaringan tersebut. Nah, teknik ini biasa disebut sebagai Traffic Flooding.
- Sama halnya seperti nomor satu, tetapi yang dibanjiri disini yaitu dengan mengirimkan banyak request terhadap layanan jaringan yang disediakan oleh host, sehingga jika si pengguna yang sah melakukan request kepada layanan tersebut, maka tidak dapat dilayani oleh layanan tersebut. Nah, teknik ini disebut juga sebagai Request Flooding.
- Kemudian cara ketiga yaitu dengan cara mengganggu komunikasi antar host dan client nya yang terdaftar dengan menggunakan banyak cara, termasuk juga dengan mengubah beberapa informasi konfigurasi sistem atau bahkan merusak komponen fisik terhadap server.
Bentuk serangan Denial of Service awal adalah serangan SYN Flooding Attack, yang pertama kali muncul pada tahun 1996 dan mengeksploitasi terhadap kelemahan yang terdapat di dalam protokol Transmission Control Protocol (TCP). Serangan-serangan lainnya akhirnya dikembangkan untuk mengeksploitasi kelemahan yang terdapat di dalam sistem operasi, layanan jaringan atau aplikasi untuk menjadikan sistem, layanan jaringan, atau aplikasi tersebut tidak dapat melayani pengguna, atau bahkan mengalami crash. Beberapa tool yang digunakan untuk melakukan serangan DoS pun banyak dikembangkan setelah itu (bahkan beberapa tool dapat diperoleh secara bebas), termasuk di antaranya Bonk, LAND, Smurf, Snork, WinNuke, dan Teardrop.
Security |
Meskipun demikian, serangan terhadap TCP merupakan serangan DoS yang sering dilakukan. Hal ini disebabkan karena jenis serangan lainnya (seperti halnya memenuhi ruangan hard disk dalam sistem, mengunci salah seorang akun pengguna yang valid, atau memodifikasi tabel routing dalam sebuah router) membutuhkan penetrasi jaringan terlebih dahulu, yang kemungkinan penetrasinya kecil, apalagi jika sistem jaringan tersebut telah diperkuat. (Sumber: Wikipedia).
Berikut adalah tipe-tipe dasar dari serangan DDOS :
- Penggunaan yang berlebihan terhadap sumber daya komputer seperti bandwidth, kapasitas harddisk (disk space) maupun processor.
- Terjadinya ganguan terhadap informasi konfigurasi seperti informasi routing.
- Terjadinya gangguan terhadap informasi status, seperti memaksa untuk me-reset TCP Session.
- Terjadinya gangguan pada komponen fisik yang terdapat pada jaringan.
- Menghalang-halangi media komunikasi antara komputer dengan pengguna, sehingga mengganggu komunikasi.
Dalam melakukan penyerangan DDOS, Hacker melakukannya dengan teknik-teknik yang dapat digunakan untuk mengenai sasaran yang dituju. Berikut adalah teknik-teknik untuk melakukan serangan DDOS :
- Virus, adalah salah-satu teknik yang digunakan, karena kita ketahui bersama bahwa virus ini terdapat diberbagai sumber. Misalnya seperti pada saat men-download file dari internet, nah dari file tersebutlah terdapat virus yang dapat menyusup dan menyebar kedalam komputer sobat tanpa disadari sebelumnya. Cara kerjanya yaitu si Hacker akan menyusupkan virus kedalam file tersebut, kemudian jika komputer sobat terhubung ke internet, virus tersebut akan aktif melancarkan serangan DDOS.
- BotNet, adalah sistem berbasis Cloud berskala luas seperti Amazone. Nah, dari sinilah si Hacker membangun jaringannya sendiri untuk melancarkan serangan DDOS.
- RailGun, adalah teknik untuk melancarkan serangan DDOS dengan bantuan tool Hacking. Dengan serangan ini, Hacker dapat melumpuhkan server dalam beberapa menit saja.
Sobat perlu tahu mengenai tanda-tanda jika sewaktu-waktu sobat terkena serangan DDOS ini, berikut adalah tanda-tanda terkena serangan DDOS :
Sebenernya tujuan dari penyerangan DDOS ini bermacam-macam, seperti :
Sobat juga perlu tahu apa aja sih cara supaya tidak terkena serangan DDOS ini? Mengingat resiko buruk yang akan terjadi jika terkena DDOS, berikut cara pencegahannya :
- Tanda pertama yaitu turunnya kinerja suatu jaringan. Seperti saat sobat akan membuka file yang terdapat pada sistem jaringan menjadi lebih lambat dari biasanya. Sama halnya jika sobat membuka situs, maka menjadi lebih lambat.
- Fitur atau file-file tertentu yang terdapat pada website hilang.
- Website tidak dapat diakses.
- Menerima email spam dengan jumlah yang banyak. Hal ini biasa disebut dengan Mail Bomb.
Sebenernya tujuan dari penyerangan DDOS ini bermacam-macam, seperti :
- Motif balas dendam atau iri terhadap saingan.
- Marketing atau teknik blackhat (Spamming).
- Bisa juga karena politik, entah itu tidak suka maupun hal-hal lainnya.
- Dan lain-lain.
Sobat juga perlu tahu apa aja sih cara supaya tidak terkena serangan DDOS ini? Mengingat resiko buruk yang akan terjadi jika terkena DDOS, berikut cara pencegahannya :
- Lakukanlah sesering mungkin terhadap celah kemanan (bug) secara berkala, seperti melakukan patch dan backup data secara berkala.
- Selalu gunakan Firewall, hal ini untuk mencegah masuknya serangan dari luar terhadap komputer sobat.
- Blok IP yang dirasa sobat curigai.
- Tolak paket data yang masuk dan matikan service UDP.
- Gunakanlah Anti-Virus yang selalu update database nya.
Kesimpulan : Jadi DDOS (Distributed Denial of Service Attacks) adalah salah-satu jenis penyerangan dengan cara menghabiskan sumber daya yang dimiliki oleh komputer, sehingga komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.
Penyerangan DDOS ini bertujuan karena beberapa hal, seperti motif balas dendam atau rasa iri terhadap saingan, Marketing dengan cara Black Hat (Spamming), bisa juga karena politik dan lain-lain.
Mungkin cukup sekian artikel kali ini. Semoga bermanfaat bagi sobat ya😊
Silahkan tanyakan jika ada pertanyaan seputar artikel ini.
Share artikel ini jika dirasa bermanfaat.
Share artikel ini jika dirasa bermanfaat.
Share This :
comment 7 komentar
more_vertGan posying dong cara menyerang dengan DDOS dngan CMD
6 April 2018 at 08:28Ada-ada aja DDOS pake CMD. Btw Nice Post Gan. Kalau boleh request dong, cara melakukan DDOS dasar yang mudah di mengerti. Thanks
23 May 2018 at 05:30mungkin di postingan selanjutnya akan saya bahas, jadi tunggu saja ya :)
23 May 2018 at 08:59Min kan saya punya web sendiri tapi saya belum punya server sendiri jadi untuk mencegah hal yang serupa terjadi bagaimana ya?
30 May 2018 at 15:36@Rizal Amri, Karena web agan masih ngehosting ke server lain, jadi sistem keamanannya dipegang oleh pemilik server itu sendiri.
30 May 2018 at 16:21Untuk pencegahannya mungkin agan sewa hosting ke server yang sudah terpercaya. Karena sistem keamanannya juga sudah dijamin.
Semoga membantu :)
Mantap gan...lanjut, dan update trus..danshare ilmunya thanks..salam
31 May 2018 at 18:37Owh ini toh arti DDOS,sering denger taunya cuma bikin down server :)
4 June 2018 at 16:25